Remaja yang Diculik 4 hari Mengalami Depresi Berat

Remaja yang Diculik 4 hari Mengalami Depresi Berat

Kabar Terkini – Polres Cimahi memberikan trauma healing kepada NTP (14) remaja putri korban penculikan di Kabupaten Bandung Barat. Selama 4 hari diculik, NTP mengalami depresi karena diancam oleh ASP (33) penculik NTP.

“Ketika kita temukan bersamaan dengan penangkapan tersangka, korban menangis bahkan saat kita periksa tetap menangis. Makanya kita mendatangkan petugas ahli untuk trauma healing dari P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak),” tutur Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra lewat telepon, Selasa (09/05/2017).

Niko menjelaskan selama diculik, korban diberi makan seadanya. Korban mendapatkan ancaman secara lisan. Korban diancam akan dibunuh dan jasadnya dibuang ke sungai serta diancam dibawa ke kantor polisi untuk diperkosa.

“Sehingga ketika dibawa oleh kita, korban sangat ketakutan. Padahal kita mau menyelamatkannya,” katanya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Niko, aksi penculikan itu diawali salah uang. Ayah korban yang mendapatkan titipan duit Rp 1,1 miliar dari rekan tersangka, tidak kunjung mengembalikan uang itu.

“Sehingga ketika pelaku datang ke rumah orang tua korban, pelaku menemukan korban dan membawa korban dengan harapan orang tuanya mencari supaya tersangka bisa bertemu dengan ayah korban,” lanjutnya.

Terlepas dari masalah ayah korban dengan tersangka, sambung Niko, perbuatan yang dilakukan tersangka salah. Tersangka kini telah mendekam di bui Mapolres Cimahi dengan ancaman 14 tahun penjara sesuai Pasal 83 Jo Pasal 76 UU no 35 tahun 2014 soal perlindungan anak dan Pasal 332 KUHPidana tentang melarikan wanita belum dewasa.